Anakku…
Memang ayah tak mengandungmu, tapi darahnya mengalir didarahmu, namanya
melekat dinamamu…
Memang ayah tak melahirkanmu,Memang ayah tak menyusuimu, tapi dari
keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu…Nak…
Ayah memang tak menjagaimu setiap saat, tapi tahukah kau dalam do’anya selalu
ada namamu disebutnya…
Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar
kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak
aman…
Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat ibu, karena kecintaannya dia
takut tak sanggup melepaskanmu…
Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua
sendiri…
Ibu hanya ingin kau tahu nak…
bahwa…Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda…Anakku…
Jadi didirinya juga terdapat surga bagimu…
Maka hormati dan sayangi ayahmu…
Via: أبو زيلىى أحمدأڠى ·
(Muslim.or.id)
Ketika Ibu Bercerita Tentang Ayah
03.53 |
Dari tulisan diatas kita dapat mengambil
pelajaran bahwa meskipu seorang ayah tak pernah mengandung, tak pernah
melahirkan, tak pernah menyusui, tak pernah menjagai kita setiap saat, namun
do’anya selalu menyebut nama kita, cintanya sama besar seperti cinta ibu kepada
kita, didirinya juga ada surga. Maka kita sebaiknya tetap menyayangi dan
menghormatinya juga seperti kita sayang dan hormat kepada ibu.
(Beauty
F.R)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar