Pagi
hingga malam
Tak
kutemukan wajah matahari
Bulanpun
tak ingin menampakkan diri
Hanya
air hujan senantiasa menemani
Hanya
kopi sebagai penghangat diri
Namun,
pahitnya kopi ini
Tak
sepahit lukaku
Yang
kau buat untukku
Luka
ini...
Tak
pernah ku inginkan
Namun
kini terlanjur
Tak dapat
ku kembalikan
Berusaha
untuk melupakan
Berusaha
untuk merelakan
Namun
tak kuasa ku lakukan






0 komentar:
Posting Komentar